Motor matic
![]() |
Post Page Rank |
Sumber : http://ducatimonster.wordpress.com/2007/06/30/fenomena-skutik-new-mio/
Saya punya hampir segala merek matic yakni mulai dari kymco trend 2000 (CBU), yamaha nouvo, yamaha mio, kymco trend sr, ampe honda vario yang kesemuanya mesinnya masih standar (tidak di bore-up). Dari yang pernah saya rasakan masing-masing punya kelebihan ama kelemahan, yakni :
1. Kymco trend 2000 (CBU) : lumayan irit (1/45) kalo konstan saat berkendara ato (1/39) kalo sering mutar gas alias ngebut, akselerasi cukup bertenaga (dari 0 - 70 tak terasa), kalo di gas penuh bisa ampe 120 km/jam (mungkin karena masih CBU); kekurangannya ada pada bodynya yang kurang sporty plus gembrot plus berat, en paling susah dimodif diantara semua motor matic yang saya pernah punya, dan harga sparepart body (contohnya spion) mahal namun hal ini tak berlaku untuk sparepart (selain sparepart body) yang lain (misal kampas rem dll).
2. Yamaha nouvo : tarikannya cukup bagus cuma agak banyak getarannya, kalo digas penuh juga bisa ampe 120 km/jam (ato bahkan mungkin lebih); kekurangannya ada pada bentuk lampu depannya yang kurang bagus (tak berlaku untuk nouvo Z), kurang stabil modelnya yang kurus panjang(terutama di daerah yang berangin) asal tau aja saya sangat sering kecelakaan dengan motor ini sehingga saya jual aja, untuk bahan bakar cukup boros (bisa ampe 1/30 kalo ngebut).
3. Yamaha mio : ringan, tampilan sporty, gampang banget di modif, tarikan lumayan (tapi masih kalah ama nouvo, vario ato trend), kalo di gas penuh bisa ampe 115 km/jam (tapi belakangan berkurang jadi 110 km/jam) harganya paling murah dibandingkan matic lain; kekurangannya ada pada tingkat bahan bakarnya yang sangat boros (pernah saya pake kenanya 1/25) plus diperparah dengan ukuran tangki bensinnya yang kecil, pengereman kurang stabil.
4. Kymco trend sr : tampilan futuristis (mirip pesawat jet), kualitas cat bodynya setara dengan kualitas cat pada mobil jaman sekarang, tarikan bagus (0-70 ga terasa), pengereman paling pakem diantara semua matic yang saya punya (beneran koq), kalo digas pol bisa ampe 115 km/jam (mungkin masih bisa lebih karena pernah saya coba dapet 118 km/jam, dimana kondisi isi tangki bensin kira-kira tinggal setengahnya), isi tangki bensin cukup besar (bisa muat 6,8 liter), sistem kunci 4 in 1(kunci stang, kunci dongkrak standar tengah yang juga terkunci ketika dikunci stang, kunci sadel yang juga dapat dibuka ketika mesin masih menyala), ukuran bagasi yang ekstra large (dapat menampung 1 helm full face dan 1 helm topi standar), getaran mesin hampir sama sekali tak terasa, suara mesin saat kondisi motor sedan berjalan juga “nyaris tak terdengar” bila dibandingkan dengan suara motor lainnya sehingga untuk memberi kesan sangar saya memodifnya sehingga sekarang terdengar seperti/mirip suara motor jenis bandit walaupun tak benar-benar serupa sih, dari segi bensin juga cukup irit (dapat mencapai 1/48 kalo kondisi normal ato 1/40 kalo ngebut, itu pun saat saya makenya kasar sering tarik ulur gas); untuk kekurangannya mungkin relatif sama dengan kymco trend 2000, kecuali dari segi tampilan yang menurut saya sudah cukup bagus.
5. Honda vario : ringan (walau tak seringan yamaha mio), tarikan awal paling bagus diantara semua matic diatas tadi (0-80 sangat tak terasa), sedangkan dari segi top speed ada perubahan semenjak mendapat service gratis untuk yang kedua kalinya, yakni dari yang harus mati-matian untuk mencapai 95 km/jam kini sudah dapat mencapai 105 km/jam dengan relatif mudah (mungkin masih bisa lebih). dari segi bensin cukup irit (1/56 kalo kondisi normal/konstan dalam membuka gas ato 1/45-1/50 kalo kondisi ngebut). cukup mudah untuk dimodifikasi karena desainnya yang hampir sama dengan mio (saya bahkan bisa memasang tutup pelindung knalpot mio pada vario saya), kelebihan lainnya ada pada adanya sistem dimana mesin tetap mati ketika dongkrak samping tidak dalam posisi aman/netral; kekurangannya mungkin ada pada sistem pengereman yang kurang pakem namun semenjak mendapat service gratis yang kedua tingkat kepakemannya mulai meningkat. harga sparepart yang relatif mahal, tempat pijakan kaki yang sempit en…… aku rasa sudah semua.
Sebenarnya masih ada satu lagi yang ada di garasi saya (total skutik yang saya punya ada 5) yakni skutik bosowa 50cc 2tak, tapi karena mereknya yang tidak terkenal sehingga saya tidak mencantumkan kelebihan dan kelemahannnya disini. Untuk kedepan saya masih ingin menambah skutik namun masih menunggu skutik mana yang terbaik antara Suzuki Skywave dengan Honda Airblade, ya tentunya dengan mentest drive kedua karena dari segi penampilan keduanya cukup bagus walaupun sebenarnya skywave terlihat relatif lebih sangar n sporty dari Airblade namun sebenarnya mencomot dari tampilan Nouvo Z, Jupiter MX plus diberi hidung ala Vario. Untuk Yamaha Mio Soul dan Suzuki Spin tidak menarik perhatian saya karena tampilannya tak mengena dihati (khususnya spin) sedangkan untuk mio dikarenakan model lampu depannya yang ada dibawah stang/dibody karena hal tersebut seakan-akan menjilat ludah sendiri karena saya pernah membaca sebuah iklan yamaha mio (tipe lama tentunya) di sebuah koran lokal yang mengatakan lampu bawah (dibawah stang) adalah LAMPU BEGO karena tidak dapat bergerak mengikuti pergerakan stang serta mengatakan dirinya (yamaha mio) memiliki tingkat keiritan yang bagus seperti pada iklan-iklan pada TV walaupun sebenarnya jelas-jelas jauh sangat boros dibandingkan motor merek lainnya (dapat dilihat dari taktik yamaha yang tidak berani membuat motor berkapasitas mesin yang umum seperti 125 cc agar tingkat keborosan yamaha tidak terlihat ketika dibandingkan dengan motor bermerek lain). Saat ini yang dibuat pasti berkapasitas mesin tanggung misal 135 cc, ataupun dibawah 115 cc. Walaupun begitu saya akui bahwa yamaha memiliki tingkat penjualan produk yang cukup tinggi dengan harga jual kembali yang juga relatif tinggi serta memiliki desain yang rata-rata bagus pada setiap jenis motornya, serta gampang di modif dan di tune up (bore up) sehingga sering memenangkan balapan (untuk kelas dibawah 150 cc tentunya), namun tidak berlaku untuk kelas motoGP yang seperti kita tahu bahwa top speed yamaha (punyanya rossi bukan edward lho karena kita tahu yamaha milik rossi di set lebih kencang dari milik edward) tidak sebanding /kalah bila dibandingkan dengan honda, suzuki apalagi dengan ducati. Sepertinya slogo “yang lain makin ketinggalan” perlu untuk diralat he..he..he..
INI ADALAH KOMENTAR SAYA SESUAI ISI HATI SAYA JADI MOHON MAAF BILA ISI TULISAN SAYA ADA YANG MENYAKITKAN HATI YANG MEMBACA. SEKALI LAGI SAYA MINTA MAAF JIKA TULISAN INI SUDAH KELEWATAN
« Awas Iklan Lowongan “Pekerjaan Gampang” di Internet | Home | Motor bebek »



Comments
tulisan yang cukup fair dan menarik menurut saya…
good opinion, btw ditunggu report antara suzuki skywave dan honda airblade
cukup menarik infonya, tapi bagaimana dengan suzuki sky wave NR ? bisa kasih infonya
Thanks for sharing
commentny bagus sekali…. say lagi bigung mau bli motor matic paan…?? menurut qmu bagusan matic apa..? denga postur badan saya yang kurus…
ada yg mau dijual gak? mungkin yg paling jelek menurut lo mau lu jual? harga 5-9 juta
kalau saya sudah beli matic suzuki spin NR, Menurut saya sih lumayan bagus di mesin dan ngga begitu boros bensinnya. Kalau yang len gimana?
ada masukan?
Note : Kalau dibandingkan sama bebek, lebih baik matic ni…
Good info,
saya lagi bingung mau beli vario / trend sr ya?
menurut anda bagaimana ?
bagaimana spaerpart kymco, apakah byk dipasaran & tetap diproduksi bila motor uda di pake 5 tahun kedepan?
thanks.
Gilee.. matic mania bener.. Salut deh.
overall diantara keseluran matic yang paling enak dipakai tuh yang mana ya?!
Leave a Comment
You must be logged in to post a comment.